Serat dan Antioksidan Kunci Sehat di Tahun 2011

Polusi udara dan pola makan yang tidak sehat diperkirakan akan menghadirkan ancaman penyakit kanker sepanjang tahun 2011. Penangkalnya adalah diet yang sehat, termasuk memperbanyak asupan serat dan antioksidan dari sayur dan buah-buahan.

Serat yang banyak terdapat dalam sayuran berguna untuk mencegah risiko kanker yang terjadi di usus. Fungsinya ibarat 'sapu alami' yang membersihkan saluran pencernaan dari pentgotor-pengotor yang bisa memicu kanker.

"Misalnya setelah makan daging binatang berkaki 4, seperti kambing. Daging tersebut seratnya kasar sehingga mudah terselip di usus lalu bisa memicu kanker," ungkap Dr Phaidon L Toruan, MM, pakar hidup sehat saat dihubungi detikHealth, Kamis (30/12/2010).

Sedangkan untuk menangkal radikal bebas, ada banyak alternatif antioksidan yang bisa dipilih mulai dari buah-buahan hingga kafein dalam teh dan kopi. Jika dibutuhkan, suplemen multivitamin juga bisa ditambahkan seperlunya.

Dr Phaidon menyarankan, menu sehat untuk pagi hari contohnya bubur kacang hijau yang kaya akan serat dengan pemanis berupa gula aren. Minumannya kopi atau teh hijau, sebaiknya tawar untuk mencegah peningkatan kadar gula darah yang juga bisa menyebabkan kanker.

Bekal yang bisa dibawa ke tempat kerja juga sebaiknya berupa buah-buahan, misalnya jeruk dan pisang. Pisang kaya akan kandungan vitamin C sebagai antioksidan, sementara pisang mengandung banyak nutrisi yang baik bagi jantung.

Selama di tempat kerja, sesekali minum teh tawar juga akan membantu menjaga kebugaran tubuh. Selain menangkal efek radikal bebas yang menjaga tubuh tetap sehat, teh bisa menurunkan level stres sehingga bisa lebih produktif.

detikHealth

Tidak ada komentar:

Posting Komentar